Sunday, November 13, 2011

Dinas Peternakan dan Perikanan Temukan Kambing Cryptosid

etawaKediri (kedirijaya.com) - Menjelang hari Raya Idul Adha 2009, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kediri menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah tempat penggemukan kambing dan sapi. Hasilnya, seekor kambing mengalami kelainan pada testis ditempat Agus Mujiono Desa Sumberjo, Kecamatan Ngasem, Senin (16/11)


"Ya, kami temukan seekor kambing berkelainan pada testisnya atau
istilahnya Cryptosid. Alias, hanya memiliki satu testis. Sesuai dengan
syariat islam, maka kambing yang cacat seperti ini tidak dapat dipakai
untuk Qurban," ungkap Kepala Dinas Kehewanan Sri Suparmi.

Sidak akan dilakukan secara berkala, hingga
menjelang hari Raya Kurban. Pemeriksaan terdiri dari, gigi, bulu,
hingga kelamin kambing. Maksudnya, imbuh Sri Suparmi dalam upaya pencegahan terjadinya hewan berpenyakitan yang akan diqurbankan.

Terpisah, Agus mengaku seekor kambingnya yang diketahui mengalami
kelainan akan dijual untuk sate. "Penyakit seperti itu memang biasa
terjadi pada hewan. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, karena masih
bisa dijual untuk keperluan lain," kata Agus

Tambah Agus, saat ini harga kambing sudah mengalami kenaikan, meski hanya sedikit. "Kalau biasanya satu ekor Rp 1 jt, kini menjadi Rp 1,250,000. Biasanya harga akan naik lagi 2 hari menjelang kurban. (NB)

No comments:

Post a Comment