Kediri (kedirijaya.com) - Bripda Roy Rahma Dian Sutomo (24), anggota polisi Polwil kediri babak belur setelah dihajar seorang preman Daayak di sebuah tempat billiar di Ruko Brawijaya Jalan Brawijaya Kota, Kediri.
Bripda Roy yang juga dikenal ajudan dan sopir Kabag Ops Polwil Kediri Kompol Solekhan itu mengalami luka memar-memar pada bagian pelipis kepalanya. Roy yang beralamat di Kelurahan Tosaren Rt 5/2 Kecamatan Pesantren sempat dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan serta visum.
Wakapolresta Kediri Kompol Kuwadi mengatakan, pelaku penganiayaan bernama Dayak (30), seorang preman asal Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota Kediri berhasil dibekuk. "Kini pelaku tengah menjalani pemeriksaan di ruang penyidik," kata Kompol Kuwadi, ditemui di ruangannya.
Meski dikenal seorang preman, namun Dayak dibekuk petugas di rumahnya tanpa perlawanan, sekitar pukul 09.00 WIB. Pemuda yang sempat sesumbar dihadapan korban itu pun langsung diseret petugas ke Polresta Kediri.
Motiv dari penganiayaan itu sendiri sampai saat ini, imbuh Kompol Kuwadi masih didalami. "Masih kita dalami, apakah hanya miscomunication atau memang ada dendam sebelumnya," ujar Kuwadi, menjelaskan.
Sementara itu,data yang didapat kedirijaya.com di lingkungan kepolisian diketahui, kasus penganiayaan itu dipicu hanya karena masalah saling "plilik" alias memandang. Yakni, saat hendak pulang korban sempat memandang hingga membuat pelaku tersinggung.
Ketika hendak naik mobil itulah pelaku menghampiri korban lalu memukuli hingga babak belur. "Korban memang tidak melakukan perlawanan saat dipukuli pelaku," pungkasnya.(NB)
No comments:
Post a Comment