Kepala Desa Sanggrahan Suharno ketika dikonfirmasi,mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (18/11) malam. "Sebelumnya turun hujan kebat, kemudian ada pusaran angin dari arah utara langsung merusak sejumlah bangunan yang dilewatinya," ujar Suharno, Kamis (19/11)
Dari 23 bangunan yang diterjang, diakui Suharno empat diantaranya rusak berat. Keempat rumah itu kondisinya hancur karena tertimpa pohon yang amburk. Seperti rumah milik Imroah yang tertimpa pohon ketepang serta ribunan bambu. Kejadian ini sempat membuat sejumlah warga was-was selama semalaman.
"Saya dan keluarga semalaman tidak bisa tidur, takut terjadi bencana susulan," ungkap Aminudin, warga yang rumahnya tidak lepas dari musibah itu. Hingga, kamis pagi ini warga setempat dibantu aparat dari kepolsiain dan TNI berupaya membenahi bangunan yang rusak. (NB)
No comments:
Post a Comment