Kediri (kedirijaya.com) – Meskipun musim penghujan sudah mulai tiba, namun beberapa daerah lereng gunung di wilayah Kabupaten Kediri masih saja kekerungan air bersih. Seperti yang dialami sebagian warga di Dusun Celep Desa Mlancu Kecamatan Kandangan akhir-akhir ini.
Gara-gara WISLIC yang menjadi sumber kebutuhan air bagi mereka macet, warga terpaksa mencari air di sungai untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.Namun begitu Pemerintah Kabupaten Kediri terus melakukan antisipasi dengan melakukan Droping air kewilayah tersebut,jika nantinya ada permintaan.
Macetnya Wislic tersebut ditengarai panjangnya musim kemarau tahun ini. Akibatnya sumber air yang berada di lokasi mengalami kekeringan. “Kalau musim kemarau panjang tiba, warga selalu kesulitan akan air bersih. Masalahnya warga disini menggantungkan kebutuhan air dari Wislic, kalau sumbernya kering ya Wislic nya tidak lancar,” kata Suparno Bayan Dusun Celep Desa Malncu, Jum’at (13/10) di rumahnya.
Kondisi seperti ini, diceritakan Suparno terjadi sejak bulan Juli kemarin. Beberapa sumber air yang berada di sekitar lokasi mengalami kekeringan. Sehingga saluran air dari wislic yang disalurakan ke rumah warga tidak dapat berjalan lancer. “Sebelum bulan puasa datang kondisi air sudah sulit,” ucap Suparno.
“Disini ada 80 KK yang semua membtuhkan air bersih. Setiap harinya saja kebutuhan air berish untuk tiap KK sekitar 10 liter. Jika hanya menggantungkan jatah giliran air dari wislic, kebutuhan air untuk warga jelas tidak cukup,” lanjut Suparno. Masih diceritakan Suparno, akibat wislic di desa tersebut macet, akhirnya warga terpakasa mencari air di sungai untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Mereka harus berjalan sepanjang 1 km untuk mendapatkan air bersih. “Wislic nya masih mengalir tapi giliran tiga hari sekali. Tapi itu tidak dapat mencukupi kebutuhan air untuk setiap Kepala Keluarga (KK),” jelasnya.(AK)
No comments:
Post a Comment