Sunday, November 13, 2011

Petugas Gabungan Rasia Penambang Pasir"Bekingan"

nambang pasirKediri (kedirijaya.com)- Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri sepertinya tidak akan memberi peluang bagi para penambang pasir mekanik untuk menyedot pasir di Sungai Brantas.Meski kabar santer adanya "bekingan"Petugas maupun Dewan yang disinyalir turut membiarkan penambangan itu beroperasi. Rabu (11/11/2009) pagi, petugas gabungan dari Satpol PP Kota Kediri, Polresta Kediri dan Polisi Militer (PM),dan Jasa Tirtakembali menertibkan mereka (penambang mekanik). Namun sayang, razia kali ini kembali bocor. Sehingga, petugas hanya berhasil menyita tiga mesin disel yang ditinggalkan pemiliknya di Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. "Dalam survei kemarin siang kita lihat ada 6 mesin disel tengah beroperasi. Tapi kenyataanya, sekarang hanya kita temukan 3 mesin saja. Jadi, kami pastikan razia kali ini sudah bocor," ungkap Hastoro, Kasi Pengawasan dan Bina Operasional Satpol PP Kota Kediri, ditemui di lokasi. Selain 3 mesin disel yang mana 2 diantaranya ditenggelamkan, petugas juga mengamankan 2 buah perahu. "Dua perahu akhirnya kita tenggelamkan. Sementara mesin diselnya kita sita sebagai barang bukti, " jelas Hartoro. Hastoro juga mengaku kecewa dengan pelaksanaan razia yang sempat molor dari jadwal yang telah ditentukan. "Dalam razia ini, kami melibatkan semua unsur, mulai Jasa Tirta Jawa Timur, Polresta Kediri, Disperindagtam, dan PM. Namuan, dari jadwal yang mestinya dapat dilakukan pada pukul 06.30 WIB, molor hingga pukul 08.00 WIB," keluh Hastoro.(NB)

No comments:

Post a Comment